Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan keheranannya terkait impor bahan bakar minyak (BBM) oleh Indonesia dari Singapura, sebuah negara yang tidak memiliki sumber minyak.
Permasalahan yang Dibahas
-
Sumber: Bahlil menyampaikan keheranannya saat memberikan materi dalam acara bimbingan teknis Partai Golkar menjelang perayaan HUT ke-60. Awalnya, ia menyinggung mengenai impor elpiji, yang sebagian besar berasal dari Amerika dan negara Timur Tengah.
-
Impor BBM dari Singapura: Sekitar 60% BBM diimpor dari Singapura, dan hal ini menimbulkan kebingungan baginya mengingat Singapura tidak memiliki ladang minyak.
Pertimbangan Kebijakan
- Desain Kebijakan: Bahlil menyoroti bahwa impor BBM dari Singapura merupakan bagian dari desain kebijakan yang sudah berjalan lama. Ia mempertanyakan apakah Indonesia siap menerima hal ini atau mengubah kebijakan energi secara menyeluruh.
Langkah Menuju Swasembada Energi
- Peran Partai Golkar: Bahlil menegaskan komitmen Partai Golkar untuk menjadi garda terdepan dalam upaya mencapai swasembada energi.
Rencana Penyimpanan Minyak
- Storage dekat Singapura: Kementerian ESDM merencanakan pembangunan fasilitas penyimpanan minyak di sebuah pulau yang berdekatan dengan Singapura. Dengan kapasitas penyimpanan 30-40 hari, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kedaulatan energi Indonesia.